<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ragil's blog</title>
	<atom:link href="http://ragils4.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ragils4.wordpress.com</link>
	<description>الاتّحا د ا سا س ا لنجا ح ........</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Mar 2009 04:22:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ragils4.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ragil's blog</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ragils4.wordpress.com/osd.xml" title="ragil&#039;s blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ragils4.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2009/03/28/23/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2009/03/28/23/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 03:43:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2009/03/28/23/</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit clue, kata Read more! sebenarnya bisa kita ganti sesuai dengan keinginan kita, misalkan kita rubah menjadi Baca selengkapnya&#8230;, Selengkapnya.., Lanjutannya&#8230; atau apa saja yang penting kata tersebut bisa memberi tahu kepada para pengunjung bahwa artikel kita ada kelanjutannya. Kode di atas sebenarnya ada alternatif lain, yakni memakai kode Span, jika berminat, ganti semua kode [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=23&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-23"></span></p>
<p>Sedikit clue, kata Read more! sebenarnya bisa kita ganti sesuai dengan keinginan kita, misalkan kita rubah menjadi Baca selengkapnya&#8230;, Selengkapnya.., Lanjutannya&#8230; atau apa saja yang penting kata tersebut bisa memberi tahu kepada para pengunjung bahwa artikel kita ada kelanjutannya.<br />
<!--more--></p>
<p>Kode di atas sebenarnya ada alternatif lain, yakni memakai kode Span, jika berminat, ganti semua kode div menjadi Span. Hasilnya akan sama, cuma bagi para sobat yang suka posting pada menu compose, kode ini sering ada masalah di karenakan bertabrakan dengan perintah lain yang memakai kode Span.</p>
<p>Akhirul kata selamat mencoba !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=23&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2009/03/28/23/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersandar Hanya Kepada Allah</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/bersandar-hanya-kepada-allah/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/bersandar-hanya-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2007 02:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/bersandar-hanya-kepada-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan. Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita. Demi Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=22&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan. Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita. Demi Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah untuk memberikan penyakit yang membuat bapak kita tidak bisa melakukan apapun, sehingga jabatannya harus segera digantikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <span id="more-22"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Punya suami gagah perkasa. Begitu kokohnya, lalu kita merasa aman dengan bersandar kepadanya, apa sulitnya bagi Allah membuat sang suami muntaber, akan sangat sulit berkelahi atau beladiri dalam keadaan muntaber. Atau Allah mengirimkan nyamuk Aides Aigepty betina, lalu menggigitnya sehingga terjangkit demam berdarah, maka lemahlah dirinya. Jangankan untuk membela orang lain, membela dirinya sendiri juga sudah sulit, walaupun ia seorang jago beladiri karate.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Otak cerdas, tidak layak membuat kita bergantung pada otak kita. Cukup dengan kepleset menginjak kulit pisang kemudian terjatuh dengan kepala bagian belakang membentur tembok, bisa geger otak, koma, bahkan mati.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Semakin kita bergantung pada sesuatu, semakin diperbudak. Oleh karena itu, para istri jangan terlalu bergantung pada suami. Karena suami bukanlah pemberi rizki, suami hanya salah satu jalan rizki dari Allah, suami setiap saat bisa tidak berdaya. Suami pergi ke kanotr, maka hendaknya istri menitipkannya kepada Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&#8220;Wahai Allah, Engkaulah penguasa suami saya. Titip matanya agar terkendali, titip hartanya andai ada jatah rizki yang halal berkah bagi kami, tuntun supaya ia bisa ikhtiar di jalan-Mu, hingga berjumpa dengan keadaan jatah rizkinya yang barokah, tapi kalau tidak ada jatah rizkinya, tolong diadakan ya Allah, karena Engkaulah yang Maha Pembuka dan Penutup rizki, jadikan pekerjaannya menjadi amal shaleh.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Insya Allah suami pergei bekerja di back up oleh do’a sang istri, subhanallah. Sebuah keluarga yang sungguh-sungguh menyandarkan dirinya hanya kepada Allah. &#8220;Wamayatawakkalalallah fahuwa hasbu&#8221;, (QS. At Thalaq [65] : 3). Yang hatinya bulat tanpa ada celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun ; Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, maka bakal dicukupi segala kebutuhannya. Allah Maha Pencemburu pada hambanya yang bergantung kepada makhluk, apalagi bergantung pada benda-benda mati. Mana mungkin? Sedangkan setiap makhluk ada dalam kekuasaan Allah. &#8220;Innallaaha ala kulli sai in kadir&#8221;.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu, harus bagi kita untuk terus menerus meminimalkan penggantungan. Karena makin banyak bergantung, siap-siap saja makin banyak kecewa. Sebab yang kita gantungi, &#8220;Lahaula wala quwata illa billaah&#8221; (tiada daya dan kekuatan yang dimilikinya kecuali atas kehendak Allah). Maka, sudah seharusnya hanya kepada Allah sajalah kita menggantungkan, kita menyandarkan segala sesuatu, dan sekali-kali tidak kepada yang lain, Insya Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal">From MQ AA Gym</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=22&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/bersandar-hanya-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surga dan Amarah</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/surga-dan-amarah/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/surga-dan-amarah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2007 02:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/surga-dan-amarah/</guid>
		<description><![CDATA[“Barangsiapa tidak marah, maka ia lemah dari melatih diri. Yang baik adalah, mereka yang marah namun bisa menahan dirinya.” [Imam al-Ghazali, dari kitab Ihya’ Ulumuddin “Anjing! Dikira aku ini apaan.” Kalimat-kalimat kotor dan celaan sering kita dengar di sekeliling lingkungan kita. Entah karena spontan atau karena sudah kebiasaan. Tidak cukup sampai di situ, kadangkala, semburan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=21&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>“Barangsiapa tidak marah, maka ia lemah dari melatih diri. Yang baik adalah, mereka yang marah namun bisa menahan dirinya.” [Imam al-Ghazali, dari </em><strong><em>kitab Ihya’ Ulumuddin</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“<em>Anjing! Dikira aku ini apaan</em>.”  Kalimat-kalimat kotor dan celaan sering kita dengar di sekeliling lingkungan kita. Entah karena spontan atau karena sudah kebiasaan. Tidak cukup sampai di situ, kadangkala, semburan kalimat-kalimat tidak pantas masih dibarengi dengan tindakan lain sebagai ekpresi amarah. “Brak!. Lihat saja nanti!, “ ujarnya sembari membanting pintu. Contoh di atas adalah  ekpresi dari rasa amarah seseorang. Amarah adalah sikap alamiah yang dimiliki manusia. Ekpresi amarah, bentuknya bisa bermacam-macam. Mulai yang ringan hingga yang berat. Amarah sering terjadi pada tingkatan-tingkatan tertentu. Umumnya, sebagai ekspresi kekecewaan, kebencian atau bentuk dari sikap kaum kuat pada yang lemah. Misalnya; atasan pada bawahan. Tua pada yang muda, suami pada istrinya, kakak terhadap adiknya, begitu seterusnya. Pada level-level seperti, ekpresi amarah relative lebih cepat terjadi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-21"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Meski salah, amarah sering juga dianggap sebagai bentuk dari sikap menjaga wibawa, gengsi atau harga diri. Meski dari ketiga itu adalah sama-sama dari bentuk kesombongan yang hinggap pada diri seseorang. “Sori, jika aku mengalah, itu membuktikan aku lemah. Aku harus melawannya, “ begitu kalimat yang sering meluncur pada hati orang-orang yang diliputi perasaan gengsi. Yang lebih parah, ketika menganggap amarah sebagai bentuk keberanian. Sering kita lihat di sekeliling kita, bagaimana ketika dua orang yang sedang bertengkar justru semakin ganas dan semakin tidak terkontrol dikala  sebagian orang justru sedang menengahi alias memisahkannya. “Jangan pegangi, lepas saja saya,” begitu ucapnya ketika sedang dilerai. Di hadapan banyak orang, ia seolah ingin menunjukkan ‘kekuatannya’ pada pihak lawan. Intinya, antara gensi,  sombong dan  amarah, bedanya ibarat sehelai rambut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Karena itu, Islam lebih memuliakan orang-orang yang bisa mengendalikan diri dari rasa amarah di dadanya. Bahkan bagi yang mampu mengendalikan rasa amarah, Allah sendiri yang langsung menjanjikan kemuliaan padanya.Rasulullah bersabda, “<em>Man kaffa ghadhabahu kaffa Ilaahu’anhu adzaabahu wa mani’tadza ilaa rabbihii qabilallahu wa man hazana lisaanuhu satrallahu’auratahu.”</em> [“Barangsiapa mampu mencegah kemarahannya, maka dicegah oleh Allah daripadanya akan azabNya. Dan barangsiapa yang meminta <em>udzur</em> kepada Tuhannya, maka Allah menerima <em>udzur</em>nya. Dan barangsiapa menjaga lidahnya [menahannya], niscaya Allah akan menutup auratnya].</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ibnu Umar berkata, “Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya neraka jahanam itu mempunyai satu pintu, yang tidak dapat dimasukinya, selain orang yang sembuh kemarahannya dengan perbuatan maksiat kepada Allah ta’ala.” [<em>HR. Ibnu Abi Dunya dari Ibnu Abbas</em>]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selain itu, Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa mampu menahan kemarahannya dan ia sanggup melaksanakannya, maka ia dipanggil oleh Allah di hadapan manusia ramai dan ia disuruh memilih, diantara bidadari yang dia kehendaki.” [<em>HR. Ibnu Abi Dunya dari Mu’adz bin Anas</em>].</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Begitu pentingnya amalan menahan amarah, sampai-sampai Allah tidak segan-segan memberi ganjaran luar biasa baginya. Menurut Rasulullah, <em>“Laa tahdzab wa lakal jannah.”</em> (Janganlah marah bagimu surga).[<em>HR. Bukhari</em>]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=21&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/surga-dan-amarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencicipi Ni&#8217;matnya Kesusahan</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/mencicipi-nimatnya-kesusahan/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/mencicipi-nimatnya-kesusahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2007 01:59:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/mencicipi-nimatnya-kesusahan/</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang kesusahan merupakan hal yang terbaik bagi manusia. Kesusahan seringkali menyadarkan seseorang akan kebesaran Allah dan menyadarkannya akan pentingnya berbagi dengan sesame, lebih-lebih dapat mempererat tali persaudaraan sesame muslim dan saling hormat dan tolong menolong dalam kebaikan.   Di samping itu kesusahan juga dapat menjadi jalan untuk mendekat kepada Allah SWT. Ketika musibah menimpa, keinginan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=20&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Terkadang kesusahan merupakan hal yang terbaik bagi manusia. Kesusahan seringkali menyadarkan seseorang akan kebesaran Allah dan menyadarkannya akan pentingnya berbagi dengan sesame, lebih-lebih dapat mempererat tali persaudaraan sesame muslim dan saling hormat dan tolong menolong dalam kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span><span id="more-20"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Di samping itu kesusahan juga dapat menjadi jalan untuk mendekat kepada Allah SWT. Ketika musibah menimpa, keinginan untuk merasa dekat dan selalu mengingat Allah SWT serta kekhusyu’an dalam beribadah pun meningkat secara drastic.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Dalm kesusahaan kita dapat melakukan instropeksi diri, seberapa besar dosa yang telah kita perbuat yang akhirnya berujung pada penyesalan yang mungkin tidak pernah kita rasakan ketika kita hidup dalam kesenangan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Ketika bergelimang dengan kemewahan kita sering kali kehabisan daya unutk bangkit, kehilangan upaya untuk mencari solusi agar terlepas dari sebuah permasalahan, sehingga tidak tahu harus bersikap bagaiamna.Justru kondisi yang serba susah akan menempa diri kita untuk menjadi sosok yang tegar dan tidak putus asa dalam menghadapi masalah. Di samping itu, situasi tersebut akan melunakkan hait kita untuk dapat meningkatkan sisi spiritualitas kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Pada kondisi seperti ini suara azan akan dapat menggerakkan hati kita unutk mendekat dan memasuki masjid untuk ikut sholat berjama’ah, air wudhu yang membasahi wajah kita akan memberikan kesejukan. Kesejukan tersebut serasa menyelinap sampai ke relung hati melebihi dinginnya es, sehingga dapat menjadi penawar kegerahan, penghilang rasa stress yang menyiksa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Ketika terdengar sang imam membaca “iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin”, kita akan tersadar bahwa harta benda yang hilang bukanlah sesembahan yang perlu ditangisi, dan hanya kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Qalbu akan terasa amat sejuk bila kita mengembalikan dan menyrahkan segala sesuatu hanya kepada Nya. Begitu juga ketika mendengar lantunan “ihdina ash-shiratalmustaqiim” kita pun ikut meminta kepadaNya untuk ditunjukkan jalan yang lurus sesuai deangn kehendak Nya, berdasarkan pada keridhaanNya. Seusai sholat pun kita ajukan permohonan yang sangat hingga pada moment itu kita benar-benar sadar bahwa Dialah satu-satunya tumpuhan harapan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Setelah itu semua, penyesalan pun terungkit seketika, membuat bibir tak mampu berkata. Yang ada hanya isyarat penyesalan, permohonan dan harapan pengampunan. Tetes-tetes bening membasahi wajah ketulusan yang selama ini tidak pernah terjadi. Akhirtnya kita dapat meni’mati kesusahan dengan senantiasa curhat kepada Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Namun, hendaknya kita senantiasa memupuk hubungan kita dengan Allah. Jangan sampai kita mengingat Allah haya ketika dilanda masalah, lalu melupakanNya ketika berada dalam kesenangan. Ingatlah Allah kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi bagaimanapun. Karena biasanya kesusahan selalu membuat orang lupa mengingatnya. Padahal susah dan senang adalah ujian dari Nya bagi para hambaNya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Jika kesusahan membuat kita ingat pada Allah SWT dan kesenangan membuat kita melupakanNya, bukankan kesusahan merupakan hal yang terbaik buat kita?????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Tapi na’udzubillah kalau suatu kebahagiaan menjadikan kita jauh dari Allah………bukankah begitu…..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>SHOLATLAH SHOBAT SEBELUM KAMU DISHOLATK</span>AN…….</strong><strong><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=20&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/27/mencicipi-nimatnya-kesusahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Keluarga Sakinah</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/menuju-keluarga-sakinah/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/menuju-keluarga-sakinah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 11:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/menuju-keluarga-sakinah/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan sehari-hari setiap manusia ada detik-detik yang sangat berkesan di hati, tidak mudah terhapus dari ingatan sepanjang zaman, diantaranya akad nikah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW selalu membaca khutbah hajah pada suasana seperti ini. Bahkan suasana akad ini diperkenangkan untuk diisi dengan suasana yang semarak, dengan memukul rebana, diperdengarkan nasyid-nasyid (nyanyian) yang menggema. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=19&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam kehidupan sehari-hari setiap manusia ada detik-detik yang sangat berkesan di hati, tidak mudah terhapus dari ingatan sepanjang zaman, diantaranya akad nikah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW selalu membaca khutbah hajah pada suasana seperti ini. Bahkan suasana akad ini diperkenangkan untuk diisi dengan suasana yang semarak, dengan memukul rebana, diperdengarkan nasyid-nasyid (nyanyian) yang menggema. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;">                                                                                                                                                                                         <span id="more-19"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“Maha suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan” (QS.Yasin : 36)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Memang mengucap ijab qobul sangat ringan di lidah, namun pada hakekatnya sangat berat dalam timbangan. Ucapan ijab qobul adalah ikrar, janji setia antara suami dan istri untuk membangun rumah tangga (usroh).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Begitu pentingnya ikrar ini maka Allah menggunakan istilah “mitsaqon gholidho” artinya perjanjian yang kuat, kokoh dan teguh. Istilah tersebut hanya disebut tiga kali dalam Al Qur’an. Pertama, perjanjian antara Allah dan Rasul. Kedua, perjanjian Allah dengan satu ummat. Dan ketiga, perjanian antara seorang suami dan istri. Adanya kesamaan istilah dalan ketiga perjanjian tersebut menunjukkan bahwa akad nikah adalah ikrar yang sakral dan suci.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu Rasulullah berpesan kepada suami : Takutlah pada Allah dalam persoalan wanita. Karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang berada di bawah kekuasaan kamu, dan kamu ambil mereka itu dengan amanah Allah dan kamu dihalalkan menggauli mereka berdasarkan kalimat Allah. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa pernikahan bukan sekedar memenuhi dorongan biologis, tetapi melaksanakan amanah Allah yang akan dipertanggung jawabkan kelak di akhir zaman.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Agar sukses memikul amanah tersebut suami dan istri mempunyai hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan secara seimbang. Setiap suami mempunyai hak, yang harus dipenuhu oleh istri, sebab itu kewajiban istri. Dan setiap istri mempunyai hak dan hak ini harus dipenuhi oleh suami dan itu kewajiban suami.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Menjadi suami yang baik memiliki posisi tersendiri (khusus) dihadapan Allah. Sehingga perbuatan yang kecil, remeh, dan sepele yng diberikan kepada istrinya dengan tulus ikhlas akan diganjar oleh Allah. “Sesungguhnya seorang suami bila memberi minum air kepada istrinya akan diberi pahala” (HR. Achmad)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kalau hanya seteguk air saja yang diberikan kepada istrinya dijamin oleh Allah dengan pahala maka bisa dibayangkan besarnya pahala atas pemberian-pemberian lainnya yang jauh lebih berharga dari pada air.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu jadilah suami teladan. Jangan sekali-kali manjadi suami yang mudah menyia-nyiakan istri. “cukuplah berdosa bagi seorang yang menyia-nyiakan istrinya” (HR. Abu Daud)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kualitas kesholihan seseorang sangat ditentukan sejauh mana sikapnya terhadap istrinya. Kalau sikapnya terhadap istri baik, maka ia adalah seorang pria yang baik. Sebaliknya jika perlakuan kepada istrinya buruk maka ia adalah seorang pria yang buruk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hendaklah kau beri makan istri itu bila engkau makan dan engkau beri ia pakaian bila engkau berpakaian dan janganlah sekali-kali memukul muka dan jangan pula memburukkan dia dan jangan berpisah darinya kecuali dalam rumah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“Orang yang paling baik diantara kamu (suami) adalah yang paling baik kepada istrinya dan aku adalah yang paling baik kepada istriku”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">sebaliknya istri juga harus berupaya menjadi pendamping teladan yang mampu tampil sebagai pendidik, istri sekaligus ibu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pernah Rasulullah betanya kepada seorang wanita tentang sikapnya kepada suaminya. Wanita tersebut menjawab : “segala sesuatu yang sangggup aku kerjakan bagi suamiku aku lakukan, kecuali apa-apa yang tidak sanggup aku lakukan”. Mendengar jawaban itu Rasulullah bersabda “Masukmu ke dalam surga atau neraka itu, bergantung sikapmu kepada suamimu”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ketaatan seorang istri kepada suami dalam rangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga dunia dan akhirat. “Bila mana seorang wanita itu melaksanakan sholat lima waktu dan berpuasa pada bulan Ramadhan serta menjaga kehormatan dan menaati suaminya. Maka ia akan masuk surga Tuhannya”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Demikian unsur ketaatan istri kepada suami, sehingga Rasulullah pernah bersabda “Sekiranya aku menyuruh seorang untuk bersujud kepada orang lain maka aku akan menyuruh seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya, karena besarnya hak suami terhadap istri”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bahka Rasulullah menjelaskan bahwa derajad seorang wanita sangat ditentukan oleh perilakunya terhadap suaminya. “Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan hatimu jika engkau memandangnya, dan dia menaatimu jika engkau memerintahkan kepadanya, dan jika engkau bepergian dia menjaga kehormatan dirinya serta dia menjaga harta dan milikmu”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Wanita sholihah adalah perhiasan dunia yang terbaik. “Jika suami istri melaksanakan kewajiban masing-masing secara timbal balik, pasti akan terwujud rumah tangga bahagia”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rumah tangga dalam islam adalah tempat berteduh, tempat terwujudnya suasana sakinah yang disempurnakan dengan mawadah (cinta) dan rahmah (sayang). Sebagaimana ungkapan yang populer “Rumahku adalah surgaku”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Suasana sakinah, mawaddah dan rahmah inilah yang sangat dibutuhkan setiap bayi yang lahir sebagai buah dari perkawinan. Anak yang dibesarkan dalam keluarga yang tentram diliputi oleh rasa kasih sayang dan cinta pasti akan menjadi anak yang dewasa, anak yang matang kepribadiannya. Semua potensi yang dimiliki oleh bayi tersebut akan berkembang dengan baik. Tipe anak inilah yang siap menghadapi perubahan dan tantangan zaman.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebaliknya bayi yang lahir dari kegelisahan kebencian dan kekejaman dalam rumah tangga akan menjadi anak-anak yang membalas dendam kepada lingkungan pergaulan dimana dia hidup. Akan fatal akibatnya apabila seorang ibu bekerja di luar rumah dan melupakan tugas kodratinya, yaitu memberikan sentuhan kasih sayang secara optimal kepada anaknya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Anak yang merasakan sentuhan kasih sayang denga sempurna sejak dini akan mudah beradaptasi dengan lingkungannya, cerdas akal, hati dan emosinya. Periang, dan mudah bergaul dengan teman sebayanya, tidak mudah tersinggung. Sebaliknya anak yang kehilangan kasih sayang sejak dini, anak tersebut akan menjadi sulit menyayangi orang lain. Ia kan protes melihat kenyataan hidup yang dihadapi. Oleh karena itu marilah kita beri kesempatan seluas-luasnya kepada anak kita untuk berkembang sesuai dengan dunianya, supaya bisa berdialog dengan alam, sehingga melahirkan sifat siddiq (jujur). </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kalau belakangan ini lahir gagasan dan implementasi tentang pentingnya kembali ke sekolah alam itu adalah fenomena kesadaran yang perlu mendapat acungan jempol. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Banyaknya <span> </span>fenemena perkelahian pelajar yang terjadi akhir-akhir ini diakibatka oleh anak-anak yang dilahirkan dari rumah tangga yang kacau, kering dari rasa cinta dan sayang. Karena itu islam sangat menjaga ketenteranan rumah tangga demi terwujudnya kebahagiaan dunia dan akhirat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Karena usaha seorang istri dalam mewujudkan suasana terteram, teduh dan diliputi rasa cinta dan sayang dalam rumah tangga itu berat maka islam mewajibkan seorang suami untuk menjadi pemimpin. Bertugas di medan kehidupan yang lebih luas dan menantang. Tugas ini dibebanka oleh Allah berdasarka sifat, watak, dan kejadiannya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Bukanlah suami lebih baik dari istrinya atau sebaliknya, tetapi hal itu hanya pembagian tugas dan tanggung jawab.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Istri memusatkan usahanya dalam urusan rumah tangga. Dan suami berusaha di luar rumah. Mereka (istri) adalah pakaian bagi suami. Dan para suami adalah pakaian bagi para istrinya. Dan sebagaimana kita maklumi bahwa pakaian adalah memiliki fungsi menutup aurot dan melindungi badan serta berfungsi sebagsai perhiasan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Maka setiap suami dan istri hendaknya saling pula berfungsi sebagai penjaga, pelindung kehormatan serta penghias satu sama lain. Ikatan batin antara suami dan istri makin lama makin erat, apabila masing-masing manjalankan hak dan kewajiban dengan baik. Rumah tangga sakinah akan terwujud, tidak saja didukung oleh ketegapan karakter suami, tetapi disinergikan dengan kelembutan istri. Keluarga bahagia adalah perpaduan dari panasnya mawaddah dan sejuknya rahmah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah menciptakan untuk kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram dengannya dan dijadikan rasa cinta dan sayang diantara kamu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (QS.Ar Rum:121)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Akhirul kalam sudah selayaknya kita berharap semoga rumah tangga yang kita bangun diliputi oleh suasana mawaddah dan rahmah. Dilindungi dari segala macam fitnah yang berasal dari syetan dan iblis, dikaruniai keturunan yang sholih dan sholihah.<span>  </span></p>
<p>frm pustaka hidayatullah oleh b. Sholeh Hasyim</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=19&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/menuju-keluarga-sakinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyesalan</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan-2/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 11:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama ku berjalan Dalam jalan kesesatan Jauh sudah kulangkahkan Kakiku mengikuti jejak syaithan Kesedihan, kesuraman, kesengsaraan Itu yang aku rasakan dalam kehidupan Tak ada kasih sayang Yang ada hanyalah kepahitan Namun……. Sejak kulangkahkan kakiku ke penjara suci Ku belajar untuk memahami Arti kehidupan serta perjuangan Kutinggalkan masa suram Kujelang masa yang cemerlang Kuberalih dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=18&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Sudah lama ku berjalan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Dalam jalan kesesatan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Jauh sudah kulangkahkan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-18"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Kakiku mengikuti jejak syaithan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Kesedihan, kesuraman, kesengsaraan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Itu yang aku rasakan dalam kehidupan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Tak ada kasih sayang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Yang ada hanyalah kepahitan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Namun…….</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Sejak kulangkahkan kakiku ke penjara suci</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Ku belajar untuk memahami</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Arti kehidupan serta perjuangan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Kutinggalkan masa suram</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Kujelang masa yang cemerlang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Kuberalih dari jalan kesesatan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Menuju jalan yang terang benerang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Jalan yang penuh dengan kemesraan sera kasih sayang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Bukan jalan yang mendorongku</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Masuk ke neraka JAHANNAM…….</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">NA’UDZUBILLAH MIN SYARRI DZAALIK….</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=18&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembali Bangkit</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 11:42:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan/</guid>
		<description><![CDATA[Rintik hujan tak lagi reda Temani kekosongan dalam jiwa Suaranya mengalun bagai musik menggema Megusik hati isan yang kesepian Angin malam lajukan hembusan Menggigilkan insantanpa kasihan Diri bagai melayang Mencari angan-angan yang hilang Oh…..Robbii….. Terangilah anganku Tuk pecahkan nafsuku Bangkitkan semangatku Tuk capai cita nan mulia Ya Robbii…. Bangkitakn ……….. Bangkitkan ……….. Dobrak syaithan-syaithan penyakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=17&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Rintik hujan tak lagi reda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Temani kekosongan dalam jiwa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Suaranya mengalun bagai musik menggema</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Megusik hati isan yang kesepian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span id="more-17"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Angin malam lajukan hembusan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Menggigilkan insantanpa kasihan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Diri bagai melayang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Mencari angan-angan yang hilang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Oh…..Robbii…..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Terangilah anganku</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Tuk pecahkan nafsuku</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Bangkitkan semangatku</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Tuk capai cita nan mulia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Ya Robbii….</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Bangkitakn ………..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Bangkitkan ………..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Dobrak syaithan-syaithan penyakit</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Bangkitkan………&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:gray;">Perangi nafsu-nafsu sengit</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Tiada gentar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Tuk mengejar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Lafadzkan do’a</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="color:gray;">Tuk cari ridho Nya</span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span>                                     </span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=17&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/26/penyesalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Kasih Sayang</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/indahnya-kasih-sayang/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/indahnya-kasih-sayang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2007 05:59:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/indahnya-kasih-sayang/</guid>
		<description><![CDATA[Mahasuci Allah, zat yang mengaruniakan kasih sayang kepada makhluk-makhluk-Nya. Tidaklah kasih sayang melekat pada diri seseorang, kecuali akan memperindah orang tersebut, dan tidaklah kasih sayang akan terlepas dari diri seseorang, kecuali akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut.   Betapa tidak? Jikalau kemampuan kita menyayangi orang lain tercabut, maka itulah biang dari segala bencana, karena kasih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=12&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mahasuci Allah, zat yang mengaruniakan kasih sayang kepada makhluk-makhluk-Nya. Tidaklah kasih sayang melekat pada diri seseorang, kecuali akan memperindah orang tersebut, dan tidaklah kasih sayang akan terlepas dari diri seseorang, kecuali akan memperburuk dan menghinakan orang tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <span id="more-12"></span><br />
Betapa tidak? Jikalau kemampuan kita menyayangi orang lain tercabut, maka itulah biang dari segala bencana, karena kasih sayang Allah Azza wa Jalla ternyata hanya akan diberikan kepada orang-orang yang masih hidup kasih sayang di qolbunya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Karenanya, tidak bisa tidak, kita harus berjuang dengan sekuat tenaga agar hati nurani kita hidup. Tidak berlebihan jikalau kita mengasahnya dengan merasakan keterharuan dari kisah-kisah orang yang rela meluangkan waktu untuk memperhatikan orang lain. Kita dengar bagaimana ada orang yang rela membacakan buku, koran, atau juga surat kepada orang-orang tuna netra, sehingga mereka bisa belajar, bisa dapat informasi, dan bisa mendapatkan ilmu yang lebih luas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Rasulullah SAW dalam hal ini bersabda, &#8220;Allah SWT mempunyai seratua rahmat (kasih sayang), dan menurunkan satu rahmat (dari seratus rahmat) kepada jin, manusia, dan hewan melata. Dengan rahmat itu mereka saling berbelas kasihan dan berkasih sayang, dan dengannya pula binatang-binatang buas menyayangi anak-anaknya. Dan (Allah SWT) menangguhkan 99 bagian rahmat itu sebagai kasih sayang-Nya pada hari kiamat nanti.&#8221; (HR. Muslim)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Dari hadits ini nampaklah, bahwa walau hanya satu rahmat-Nya yang diturunkan ke bumi, namun dampaknya bagi seluruh makhluk sungguh luar biasa dahsyatnya. Kasih sayang dapat diibaratkan sebuah mata air yang bergejolak keinginannya untuk melepaskan beribu-ribu kubik air bening yang membuncah dari dalamnya tanpa pernah habis. Kepada air yang telah mengalir untuk selanjutnya menderas mengikuti alur sungai menuju laut, mata air sama sekali tidak pernah mengharapkan ia kembali.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Tidak ada salahnya agar muncul kepekaan kita menyayangi orang lain, kita menyayanginya dengan menyayangi kita dulu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jangan meremehkan makhluk ciptaan Allah, sebab tidaklah Allah menciptakan makhluk-Nya dengan sia-sia. Semua yang Allah ciptakan syarat dengan ilmu, hikmah, dan ladang amal. Semua yang bergerak, yang terlihat, yang terdengar, dan apa saja karunia dari Allah Azza wa Jalla adalah jalan bagi kita untuk bertafakur jikalau hati ini bisa merabanya dengan penuh kasih sayang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Bagi orang yang tidak hidup kasih sayang di qolbunya, ketika datang orang yang akan meminjam uang, justru yang terlintas dalam pikirannya seolah-olah harta yang dimilikinya akan diambil oleh dia, bukannya memberi, malah dia ketakutan hartanya akan habis atau bahkan jatuh miskin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Ingatlah bahwa hidupnya hati hanya bisa dibuktikan dengan apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain dengan ikhlas. Apa artinya hidup kalau tidak punya mamfaat? Padahal hidup di dunia cuma sekali dan itupun hanya mampir sebentar saja. Insya Allah bagi yang telah tumbuh kasih sayang di qolbunya, Allah Azza wa Jalla, Zat yang Maha Melimpah Kasih Sayang-Nya akan mengaruniakan ringannya mencari nafkah dan ringan pula dalam menahkahkannya di jalan Allah, ringan dalam mencari ilmu dan ringan pula mengajarkannya kepada orang lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <br />
Cara lain yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menghidupkan hati nurani agar senantiasa diliputi nur kasih sayang dengan melakukan banyak silaturahmi kepada orang-orang yang dilanda kesulitan. Belajarlah terus untuk melihat orang yang kondisinya jauh di bawah kita, Insya Allah hati kita akan melembut karena senantiasa tercahayai pancaran sinar kasih sayang. Dan berhati-hatilah bagi orang yang bergaulnya hanya dengan orang-orang kaya, orang-orang terkenal, artis, atau orang-orang elit lainnya, karena yang muncul justru rasa minder dan perasaan kurang dan kurang akan dunia ini, Masya Allah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> disadur dari MQ AA Gym</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=12&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/indahnya-kasih-sayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KELAPANGAN HIDUP</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/kelapangan-hidup/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/kelapangan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2007 05:01:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/kelapangan-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Dalamnya laut bisa diduga, luasnya angkasa bisa diterka. Namun siapa yang tahu dalam dan lusanya dada manusia? Ia bisa menyempit saat berpaling dari Allah. Baik dari agama Nya, dari membaca kitab Nya atau dair mengamalkan ajaran-ajran Nya. Kemudian menyesakkan pemiliknya hingga sulit bernafas. Hingga hidup berubah menjadi siksaan dalam setiap tarikan nafas. Tapi ia juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=11&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalamnya laut bisa diduga, luasnya angkasa bisa diterka. Namun siapa yang tahu dalam dan lusanya dada manusia? Ia bisa menyempit saat berpaling dari Allah. Baik dari agama Nya, dari membaca kitab Nya atau dair mengamalkan ajaran-ajran Nya. Kemudian menyesakkan pemiliknya hingga sulit bernafas. Hingga hidup berubah menjadi siksaan dalam setiap tarikan nafas. Tapi ia juga bisa meluas melebihi samudra. Iman kepada Allah kemudian mentauhidkan Nya adalah sebab pertama. Dalam kebeningan dan kesuciannya, ia melapangkan dada. Bahkan hingga melebihi dunia seisinya. Iman, sebagaimana sabda Rosulullah SAW kepada Amru bin ‘Abasah, adalah sabar dan lapang dada. Sedang yang paling afdhal darinya adalah kebaikan akhlak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-11"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dunia sejatinya hanyalah tempat persinggahan. Tempat menyelesaikan perbekalan, dan bukanlah tempat tinggal yang hakiki karena akan ditinggalkan. Bukankah manusia sebenarnya adalah musafir? Imanlah yang mengajarinya begitu. Maka perolehana dunia dalam banyak sedikitnya, dalam susah senangnya, dalam ringan beratnya adalah kesempatan mengumpulkan bekal. Menggapai ridha Allah. Kelapangan bukanlah saat menyombongkan diri. Sedang kesempitan bukanlah saat marah kepda taqdir Allah. Kemudian muaranya adalah kelalaian akan perjalan. Dengan seluruh keadaannya, seorang mukmin mencahayakan kalbunya deangn amal shalih. Dia tetaplah dermawan, murah hati, pemurah, malu, tawadhu’, sabar, tidak mengganggu orang lain, pemaaf, ringan tangan, ringan hati dan wajahnya berseri-seri. Dia membawa seluruh ambisinya ke satu arah saja. Yakni bertemu deangn Allah, bahagia di Akhirat dan damai di sisi Nya. Seperti firman Allah dalam surat Al Jin ayat 16, “dan bahwasannya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu ( agama islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar(rizki yang banyak).”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Baginya, mendendam kepada dunia, diri sendiri, orang lain maupun Allah adalah perbuatan sia-sia yang menguras energi. Karena dia harus membayar dendamnya denagn hati, daging, darah, perasaan, kedamaian, ketentraman dan kebahagiaannya. Membayar dengan seluruh kehidupannya. Hingga ia terasa sesak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hamba yang lapang dadanya, menjalani hidup tanpa keluh kesah karena kehinaan dunia. Tanpa persaingan kotor demi meraih kejayaan semunya. Dia sibuk dengan kebaikannya, sedang perolehan orang lainbaginya adalah seperti ungakapan al-Hasan, “Dia mempunyai urusan, sedang manusia lain, mempunyai urusan yang lain”. </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Karena dia tidak pernah tahu apa yang terjadi besok, seluruh waktu terlalu sayang disia-siakan. Sesungguhnya, alangkah lapangnya hidup ini sebenarnya. <em>Wallahu A’lam</em></p>
<p>from Ar-Risalah no.50</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=11&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/kelapangan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALYAUMUL AAN LANAA&#8230;.</title>
		<link>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/alyaumul-aan-lanaa/</link>
		<comments>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/alyaumul-aan-lanaa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2007 01:11:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ragils4</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/alyaumul-aan-lanaa/</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari inilah seharusnya kita mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras kita kepada yang Maha Kuasa. Tanamlah sebanyak mungkin kebaikan, keikhlasan pada hari ini begitu juga jadikanlah setiap menit laksan ribuan tahun dan detiknya ratusan bulan, persembahkanlah sesuatu keabadian, dan ni’matilah hari ini denagn segala kesenangan dan kebahagiaan ! terimalah rezeki, istri, suami, anak-anak, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=10&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Pada hari inilah seharusnya kita mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras kita kepada yang Maha Kuasa.<span>  </span>Tanamlah sebanyak mungkin kebaikan, keikhlasan pada hari ini begitu juga jadikanlah setiap menit laksan ribuan tahun dan detiknya ratusan bulan, persembahkanlah sesuatu keabadian, dan ni’matilah hari ini denagn segala kesenangan dan kebahagiaan ! terimalah rezeki, istri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan jabatan kita dengan penuh keridhaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Maka berpegang teguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu ternmasuk orang-orang yang bersykur</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:288pt;text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">(QS. Al-A’raf: 144)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:288pt;text-align:justify;text-indent:36pt;" align="left">&nbsp;</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian, dan kebencian. Jika kita percaya pada diri sendiri dengan semangat dan tekad yang kuat, maka kita akan dapat menundukkan diri untuk berpegang teguh pada prinsip yang kita pakai yaitu “aku akan hidup hanya hari ini”. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri kita setiap detik utnuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi, dan mensucikan setiap amalan hanya karena Allah ‘Azza Wajalla.Dan itu juga membuat diri kita berkata dalam hati, “hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja, mengerjakan amalan dunia dan juga tak akan berucap kotor atau yang jorok-jorok, karena tinggal hari ini aku akan hidup”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';"><br />
Aku hanya akan hidup hari ini, karenanya aku akan menanam dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri, baik sifat <em>takaabur, ujub, riya, </em>dan buruk sangka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Hanya hari ini aku akan menghirup udara kehidupan maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kepada siapapun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';"><span> </span><br />
Aku hanya akan hidup hari ini maka aku akan mengucapkan “wahai masa lalu telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';"><br />
“Wahai masa depan, engkau masih dalam kegabaian. Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari tak ada sesuatu. Esok hari mungkin tak akan ada sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">“Hari ini milik kita”, adalah ungkapan yang paling indah dalam kamus kebahagiaan. Kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Comic Sans MS';">Yang paling indah untuk hari ini, ber-<em>istighfar</em>-lah atas semua dosa,ingatlah selalu kepada Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam Hari ini milik kita maka jika kita berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari dan jika berada di sore hari janganlah menunggu pagi hari. Hari inilah yang akan anda jalani, bukan hari kemarin kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, serta bukan esok hari yang belum tentu datang. Umur kita mungkin tinggal hari ini, maka anggaplah hidup kita hanya hari ini atau seakan-akan kita dilahirkan hari ini dan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup ini tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan-gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu yang tak mungkin bisa diulang kembali ataupun masa yang akan datang yang belum pasti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">disadur dari kitab La Tahzan karangan Dr. Aidh Al qarni</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ragils4.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ragils4.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ragils4.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ragils4.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ragils4.wordpress.com&amp;blog=798621&amp;post=10&amp;subd=ragils4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ragils4.wordpress.com/2007/02/25/alyaumul-aan-lanaa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c78cfb4629dc263a5190f53246fbb5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ragils4</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
